Home » Kesehatan Gigi » Begini Tips Menyusui Bayi dengan Bibir Sumbing

Begini Tips Menyusui Bayi dengan Bibir Sumbing

Begini Tips Menyusui Sesungguhnya bibir sumbing pada bayi dapat diatasi dengan operasi. Tetapi, untuk lakukan operasi itu, Bunda harus menanti sampai Sang Kecil betul-betul siap. Umumnya operasi baru dapat digerakkan saat dokter memutus berat tubuh atau umur bayi telah memenuhi.

Nah, sepanjang menanti waktu operasi datang, Sang Kecil harus tetap memperoleh ASI yang ideal buat memberikan dukungan tumbuh kembangnya. Lalu, bagaimana supaya Bunda masih dapat memberi ASI secara optimal? Begini Tips Menyusui

Panduan Menyusui Bayi dengan Bibir Sumbing
Saat bayi dengan bibir sumbing menyusu, umumnya ada sela di antara bibir dengan payudara ibu. Ini akan mempersulit bayi untuk menghisap ASI dari payudara. Oleh karenanya, untuk selalu memperoleh konsumsi ASI yang cukup, bayi dengan bibir sumbing harus memperoleh rekonsilasi langkah makan sedini kemungkinan. Begini Tips Menyusui

Berikut beberapa panduan dalam memberi ASI pada bayi dengan bibir sumbing:

1. Mengatur status menyusu
Bunda harus pintar memosisikan puting payudara dengan mulut Sang Kecil. Upayakan mulut dapat tutupi seluruh sisi puting. Jika memang perlu, Bunda dapat tutupi sela di antara bibir dan payudara dengan jemari Bunda. Maksudnya ialah supaya Sang Kecil bisa dengan gampang menghisap puting payudara Bunda.
Sinyal jika Sang Kecil sukses menghisap ASI dari payudara ialah ada suara menelan. Jika suara yang dibuat cuman suara mencicipi, berarti bayi tidak dapat menghisap ASI. Jika semacam ini, Bunda dianjurkan memberikan ASI dengan sistem lain.
2. Tidak boleh kelamaan menyusui Sang Kecil
Meskipun dia berhasil menghisap ASI, bayi dengan bibir sumbing pasti masih kesusahan untuk menghisap puting ibunya. Perihal ini pula yang membuat mereka harus keluarkan energi semakin banyak saat menyusu.
Itu penyebabnya, Bunda dianjurkan untuk menyusui Sang Kecil sepanjang 15-20 menit saja. Bila lebih dari itu, Sang Kecil akan kecapekan dan buang energi yang sesungguhnya dia perlukan untuk tumbuh.
3. Pompa ASI dan botol susu spesial
Jika langkah menyusui langsung dari payudara gagal untuk Sang Kecil, sistem yang lain dapat Bunda pakai ialah memompa ASI. Selalu untuk memenuhi keperluan ASI bayi, Bunda dianjurkan untuk memompa sekitar 8x dalam satu hari, terhitung 1x pada malam hari.
Untuk pemberiannya, saat ini ada botol susu spesial bayi dengan bibir sumbing, lho, Bun. Umumnya, sisi dot botol spesial ini dibikin lebih lebar hingga memudahkan Sang Kecil untuk menghisap ASI. Status bayi waktu pemberian ASI dianjurkan sedikit tegak dan upayakan status dot masih di tengah-tengah mulut bayi.
error: Content is protected !!