Home » Kesehatan Tubuh » Perkembangan Janin 27 Minggu dan Perubahan pada Tubuh Ibu

Perkembangan Janin 27 Minggu dan Perubahan pada Tubuh Ibu

Perkembangan Janin 27 Kandungan kalsium pada tubuh ditata secara ketat oleh kelenjar paratiroid dan tiroid. Umumnya, kelenjar paratiroid menghasilkan hormon paratiroid saat jumlah kalsium pada darah menyusut atau begitu rendah. Bila kandungan kalsium naik dan normal kembali, produksi hormon paratiroid akan stop.

Kebalikannya, saat kandungan kalsium pada darah begitu tinggi, performa kelenjar paratiroid akan dihambat sesaat oleh hormon kalsitonin yang dibuat oleh kelenjar tiroid. Hormon kalsitonin ini berperan untuk turunkan kandungan kalsium yang terlalu berlebih supaya kandungan kalsium pada darah normal kembali. Perkembangan Janin 27

Masalah pada Kelenjar Paratiroid
Pada masalah spesifik, bisa berlangsung masalah pada kelenjar paratiroid yang membuat kelenjar ini menghasilkan kebanyakan atau begitu sedikit hormon paratiroid. Ini sudah pasti bisa mengusik kesetimbangan kandungan kalsium pada darah. Perkembangan Janin 27

Permasalahan kesehatan yang kemungkinan berlangsung karena masalah pada hormon dan kelenjar paratiroid diantaranya:

1. Hiperparatiroidisme
Hiperparatiroidisme berlangsung saat kandungan hormon paratiroid pada darah begitu tinggi. Mengakibatkan, tulang menjadi ringkih (osteoporosis) dan berlangsung pembangunan batu ginjal.

Penyakit hiperparatiroidisme ini belum tahu secara jelas apa pemicunya. Tetapi, factor genetik dan penyakit spesifik, seperti kanker atau tumor kelenjar paratiroid, diperhitungkan bisa mengakibatkan berlangsungnya hiperparatiroidisme.
Hiperparatiroidisme kerap kali tidak memperlihatkan sinyal atau tanda-tanda yang pasti. Tetapi, hiperparatiroidisme kadang bisa memunculkan gejala-gejala berikut:
Hipoparatiroidisme ialah keadaan saat kelenjar paratiroid kurang aktif dan membuat kandungan hormon paratiroid pada tubuh begitu rendah. Penyakit ini membuat kandungan kalsium pada darah dan tulang menyusut dan kandungan fosfor bertambah.
Keadaan ini dapat berasal dari bermacam hal, seperti penyakit autoimun, abnormalitas bawaan pada kelenjar paratiroid, rendahnya kandungan magnesium pada darah, kompleksitas dari operasi pengangkatan kelenjar tiroid atau paratiroid, atau efek dari therapy radiasi kanker.
Pseudohipoparatiroidisme ialah penyakit genetik yang langka. Penyakit ini berlangsung saat badan tidak bisa memberi respon atau rasakan ada hormon paratiroid pada tubuh. Pasien abnormalitas genetik ini alami tanda-tanda seperti hipoparatiroidisme, walau sebenarnya kandungan hormon paratiroid dalam badannya normal.
Kanker paratiroid ialah tipe kanker sangat jarang yang umumnya serang satu dari 4 kelenjar paratiroid. Kanker paratiroid seringkali serang orang berumur 40-an atau 50-an. Tanda-tanda kanker paratiroid biasanya seperti tanda-tanda hiperparatiroidisme dan timbulnya tonjolan di leher, baik tonjolan di leher kanan maupun kiri, suara serak, dan kesusahan menelan.
Masalah kelenjar paratiroid yang berasal dari factor genetik kemungkinan tidak dapat dihindari.
Tetapi, di luar factor genetik, ada banyak cara yang bisa dikerjakan untuk menahan berlangsungnya penyakit kelenjar paratiroid dan jaga supaya kelenjar ini bisa berperan secara baik, yakni teratur olahraga, memenuhi keperluan kalsium dan vitamin D dengan konsumsi makanan bergizi imbang, dan tidak merokok.
error: Content is protected !!