Home » Kesehatan Jantung » 5 Warna Sperma dan Artinya

5 Warna Sperma dan Artinya

5 Warna Sperma Warna sperma dapat berbeda, bergantung pada factor genetik, skema makan, dan keadaan kesehatan pria. Air mani yang bawa sperma ini bisa warna bening, putih, kuning, abu-abu, merah muda, merah, coklat, bahkan juga hitam. Berikut penuturannya:

1. Bening, putih, dan abu-abu
Jika air manimu warna bening, putih, atau abu-abu, pertanda air manimu sehat dan normal. Ketidaksamaan warna bening sampai abu-abu ini dipastikan oleh kandung mineral, protein, hormon, dan enzim yang dari kelenjar reproduksi pria. 5 Warna Sperma

2. Kuning
Waktu ejakulasi, air mani keluar melalui uretra atau aliran kencing. Air mani bisa tercampur dengan urine dan mengakibatkannya warna cukup kuning. Disamping itu, makanan yang memiliki kandungan pigmen kuning alami, seperti kunyit, bisa juga membuat warna sperma jadi kuning. 5 Warna Sperma

Jika kamu seorang perokok atau suka konsumsi minuman mengandung alkohol, tidak boleh terkejut jika spermamu warna kuning ya. Air mani perokok dan peminum alkohol benar-benar condong warna lebih kuning dibanding air mani pria yang bukan perokok atau peminum alkohol.
Air mani kuning biasanya bukan permasalahan. Tetapi, bila keadaan ini dibarengi keluh kesah yang lain mengusik, sebaiknya Anda memeriksa diri ke dokter. Bisa warna sperma kuning ini berasal dari penyakit kuning, leukositospermia, infeksi prostat, atau penyakit menyebar seksual.
Warna oranye dapat berasal dari konsumsi ekstra vitamin B atau antibiotik, seperti metronidazole dan rifampicin. Disamping itu, ada darah yang telah teroksidasi di air mani bisa juga membuat sperma warna oranye atau coklat.
5. Hitam
Air mani yang warna hitam bisa juga berasal dari darah. Perbedaannya, kesempatan ini darah telah diam lama pada tubuh saat sebelum keluar. Disamping itu, warna sperma yang hitam sering dihubungkan dengan beberapa keadaan klinis, seperti luka tulang belakang dan tingginya kandungan logam pada tubuh.
Perombakan warna pada air mani belum pasti adalah hal yang serius. Tetapi, jika keadaan ini dituruti keluh kesah lain, seperti susah buang air kecil, lebam di tempat kemaluan, atau demam, selekasnya kontrol ke dokter untuk memperoleh pengatasan yang tepat.
error: Content is protected !!