Home » Kesehatan Gigi » 5 Cara Efektif agar Tidak Tertular Virus Corona

5 Cara Efektif agar Tidak Tertular Virus Corona

5 Cara Efektif Virus ini diprediksi berawal dari hewan, seperti kelelawar dan unta, dan dapat menyebar dari hewan ke manusia, dan dari manusia ke manusia. Penyebaran antarmanusia kemungkinan lewat percikan dahak waktu batuk atau bersin.

Saat terkena virus Corona, seorang akan alami tanda-tanda serupa flu, seperti demam, batuk, dan pilek. Tetapi, hari-hari sesudahnya, orang yang diserang infeksi virus corona dapat alami napas sesak karena infeksi pada paru-paru (pneumonia). 5 Cara Efektif

Sampai sekarang ini, tidak ada penyembuhan yang bisa mengobati infeksi virus Corona. Oleh karenanya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan supaya warga tidak melihat remeh penyakit ini dan selalu bertindak penjagaan. Diantaranya dengan mengaplikasikan social distancing. 5 Cara Efektif

Disamping itu, sekarang bermacam riset dan tes medis vaksin COVID-19 sedang dikerjakan. Vaksin itu diinginkan bisa memberi penjagaan pada penyakit COVID-19.

Beberapa cara yang dapat dikerjakan untuk menahan infeksi virus Corona, salah satunya:

1. Membersihkan tangan secara benar
Membersihkan tangan secara benar ialah langkah paling simpel tetapi efisien untuk menahan penebaran virus 2019-nCoV. Cuci tangan sama air mengucur dan sabun, minimal sepanjang 20 detik. Yakinkan semua sisi tangan tercuci sampai bersih, terhitung punggung tangan, pergelangan tangan, antara jemari, dan kuku. Kemudian, keringkan tangan memakai tisu, handuk bersih, atau mesin pengering tangan.

Bila Anda ialah karyawan komuter yang ada dalam angkutan umum, akan susah untuk mendapati sabun dan air. Anda dapat bersihkan tangan dengan hand sanitizer. Pakai produk hand sanitizer yang mengandung alkohol minimum 60% supaya lebih efisien memberantas kuman.
Cuci tangan dengan teratur, khususnya sebelum serta sesudah makan, sesudah memakai toilet, sesudah sentuh hewan, buang sampah, dan sesudah batuk atau bersin. Bersihkan tangan perlu dikerjakan saat sebelum menyusui bayi atau memeras ASI.
2. Memakai masker
Banyak yang memakai masker kain untuk menahan infeksi virus Corona, walau sebenarnya masker itu belum pasti efisien. Pada umumnya, ada dua type masker yang dapat Anda dipakai untuk menahan penyebaran virus Corona, yakni masker bedah dan masker N95.
Masker bedah atau surgical mask adalah masker sekali gunakan yang biasa dipakai. Masker ini gampang diketemukan, harga dapat dijangkau, dan nyaman digunakan, hingga beberapa orang yang memakai masker ini waktu melakukan aktivitas setiap hari.
Langkah gunakan masker bedah yang betul ialah segi warna pada masker harus menghadap ke luar, sesaat segi dalamnya yang warna putih menghadap muka dan tutupi dagu, hidung, dan mulut. Segi warna putih dibuat dari material yang bisa meresap kotoran dan memfilter kuman dari udara.
Walau tidak seutuhnya efisien menahan paparan kuman, tetapi pemakaian masker ini masih dapat turunkan resiko penebaran penyakit infeksi, terhitung infeksi virus Corona. Pemakaian masker lebih dianjurkan untuk orang yang lagi sakit untuk menahan penebaran kuman dan virus, daripada ke orang yang sehat.
Sedang masker N95 ialah tipe masker yang dipakai selaku salah satunya alat perlindungan diri atau APD untuk petugas klinis yang menjaga pasien COVID-19.
Saat melepas masker dari muka, baik masker bedah atau masker N95, jauhi sentuh sisi depan masker, karena sisi itu sarat dengan kuman yang melekat. Sesudah melepaskan masker, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, supaya tangan bersih dari kuman yang melekat.
error: Content is protected !!